Kamis, 07 September 2017

Apa itu CorelDraw??



Sobat Gondes sekalian....Setelah sebelumnya kita sudah membahas tentang Hal yang perlu kita ketahui tengan Adobe Photoshop, maka kali ini mari kita bahas tentang software pengolah gambar selanjutnya yaitu CorelDRAW.

Sedikit mengutip keterangan dari Wikipedia, bahwa CorelDRAW adalah editor grafik vektor yang dikembangkan oleh Corel, sebuah perusahaan perangkat lunak yang bermarkas di Ottawa, Kanada. Versi terbarunya, CorelDRAW X8 (setara dengan versi 18) dirilis pada tanggal 15 maret 2016. CorelDRAW pada awalnya dikembangkan untuk sistem operasi Windows 2000 dan seterusnya.
Versi CorelDRAW untuk Mac OS pernah dikembangkan, namun dihentikan karena tingkat penjualannya rendah. Versi terakhir untuk Linux adalah Versi 9 (Rilisan tahun 2000, itu pun perlu di jalankan dengan Wine) dan Untuk OSX adalah versi 11 (Rilisan 2001)

Berbeda dengan Adobe Photoshop yang menggunakan basis raster atau gambar bitmap, maka untuk CorelDRAW ini menggunakan basis gambar vector atau di biasanya di singkat dengan vector aja.

Kelebihan basis vector ini adalah apabila kita memperbesar suatu object yang ada di halaman kerja CorelDRAW, maka sampai sebesar apapun maka object tersebut tidak akan pecah ataupun buram. Sangat berbeda dengan object yang ada di halaman kerja Photoshop yang sangat tergantung dari resolusi dan image size yang kita buat. Misalkan pada awal kita buat sudah kita tentukan bahwa untuk ukuran gambar adalah 10 x 15 cm dengan resolusi 300dpi, maka ketika kita ingin mencetak gambar tersebut dengan ukuran yang lebih besar misalkan menjadi ukuran 100 x 150 cm (10 x lipat) yang terjadi adalah gambar tersebut akan terlihat pecah atau tidak jelas (ngeblur).

Hal  yang seperti tadi (pecah gambar) tidak akan kita temui ketika kita bekerja menggunakan software CorelDRAW ini. Jadi sebetulnya bila kita akan melakukan pekerjaan design yang di tuntut untuk hasil bagus dengan berbagai macam ukuran, akan lebih baik bila kita menguasai dan mengerjakan pekerjaan design kita software CorelDRAW ini. Photoshop hanyalah di gunakan sebagai pendukung untuk mengedit object-object yang sudah jadi dalam bentuk bitmap. Semisal foto dari kamera ataupun gambar yang kita peroleh dari internet yang memang sudah kita dapatkan dalam bentuk foto bitmap. Baru setelah kita tentukan designnya, foto tersebut bisa kita masukkan ke dalam halaman kerja CorelDRAW atau istilahnya kita layout dan kita susun menjadi sebuah karya design.

Pada prinsipnya antara CorelDRAW dan Adobe Illustrator adalah suatu program yang memiliki kesamaan fungsi. Sama-sama pengolah gambar berbasis vector. Perbedaannya hanyalah dari tampilan dan tool-toolnya saja. Dan kalau untuk Adobe Illustrator kita hanya dapat memiliki 1 halaman kerja. Maka untuk CorelDRAW kita dapat membuat beberapa halaman kerja seperti pada halaman Microsoft Word dll. Jadi nantinya kita bisa juga bisa menentukan halaman mana yang akan kita cetak tanpa harus mengubah atau memindahkan suatu object gambar.

Software CorelDRAW ini biasa di gunakan oleh para design grafis seperti halnya Gondes lakukan untuk membuat suatu design semisal flyer/brosur, kartu nama, logo, kalender, undangan, layout buku/majalah, nota spanduk dll.

Pada postingan selanjutnya, insyaAllah akan Gondes bagikan beberapa cara atau tutorial bekerja dengan software yang satu ini. Tetap di tunggu ya sobat.... (Gdz)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar